BERITA - gebrak.blogspot.com -
KRISIS yang susul-menyusul tanpa jeda di sejumlah negara berkembang akhir-akhir ini, memunculkan kesan dunia sudah menjadi langganan krisis. Kondisi perekonomian global yang rapuh dengan sistem finansialnya yang tidak berfungsi baik, menempatkan negara-negara berkembang pada posisi yang kian rentan untuk terseret ke dalam krisis seperti yang dialami sejumlah negara Asia tahun 1997-1998. Belum berakhir sepenuhnya krisis finansial Asia dan Rusia, krisis ekonomi baru kembali menggulung Turki dan sejumlah negara Amerika Latin yang 20 tahun lalu juga mengalami krisis serupa dan selama satu dekade setelahnya harus menghadapi lost generation(satu generasi hilang), akibat krisis utang tahun 1980-an.Krisis utang Amerika Latin kali ini dimulai dari Ekuador. Negara ini gagal memenuhi kewajiban (default) atas surat utang Brady Bonds yang jatuh tempo tahun 1999. Kemudian diikuti Argentina yang defaultpada Desember 2001, lalu Uruguay dan Brasil pada Juli 2002.Hal serupa dialami Turki, yang sepertiLihat Sumbernya